MI. MIFTAHUL ULUM Urek-Urek, SEKOLAH HEBAT & BERPRESTASI, The Smart and Innovation School, Pencetak generasi muslim yang menguasai ilmu pengetahuan teknologi, beriman dan bertaqwa serta berakhlaq mulia. Untuk informasi dan pendaftaran siswa baru dapat dilakukan melalui online, bisa lewat WA atau bisa langsung menghubingi Bapak Ibu guru MI atau bisa langsung datang ke kantor MI, dapatkan fasilitas khusus untuk pendaftaran siswa baru berupa : Alat tulis (buku, pensil, penggaris, penghapus), 1 setel seragam olahraga, 1 setel seragam busana, gratis buku-buku LKS semester ganjil, dapatkan bimbingan belajar khusus baca tulis sampai bisa, jaminan kualitas pendidikan dan masa depan.
PENERIMAAN MURID BARU (PPDB)
BERITA MADRASAH
suasana pagi hari dengan udara sejuk segar dan penuh ketenangan jauh dari kebisingan kendaraan
beberapa dewan guru pengajar di madrasah
kegiatan peringatan hari besar islam dan doa bersama
PROFIL MADRASAH
Keunggulan yang ditawarkan :

Sebagian dari kegiatan siswa-siswi dalam rangka penguasaan
kegiatan sholat dhuha dan mengaji yang dilaksanakan setiap pagi oleh
semua guru dan siswa-siswi di masjid
sholat dzuha dan sholat dzuhur berama'ah setiap hari
KEPALA MADRASAH
Telpon : 085102754080
https://youtu.be/VQUz1xnII7U
melatih ketrampilan dan bakat anak melalui berbagai kesenianmendidik dan mengembangkan persahabatan pada anak melalui alam
Kegiatan pembelajaran yang selalu menyenakan dan membuat siswa merasa nyaman serasa dalam bimbingan orangtua sndiriDEWAN GURU
S-1UNIV. WIDYA GAMA Malang
S-2 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
IKIP BUDI UTOMO ( Pendidikan Sejarah dan Sosiologi )
Ustadzah Faiqotus Sholikhah
Ustadz Ahmad Yulianto
Bapak Kepala MI. MIFTAHUL ULUM
"Bpk. H. ZAINUDDIN, ST. SPdI. MPd."
dari menunaikan ibadah haji.
semoga menjadi haji yang MABRUR
AMIIN
1. makalah variasi gaya pembelajaran
2. makalah cara memperbaiki komputer yang macer / hang
3. MAKALAH MEDIA PEMBELAJARAN DISEKOLAH
4. video lucu tentang kuatnya ingatan diwaktu masih kecil
5. makalah REINFORCMENT
6. MAKALAH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER
7. MAKALAH TENTANG MANAGEMEN KELAS
SEJARAH MADRASAH dan MASJID
Pada tahun 1955-an kondisi masayarakat di desa urek-urek mayoritas dikenal dengan masyarakat abangan / awam yang kurang memperhatikan masalah religious keagamaan, hanya sebagian kecil dan tokoh yang peduli dan bahkan tergolom alim serta sangat menjaga serta tetap memperjuangkan nilai-nilai religious agama islam. Saat itu tempat ibadah hanya ada beberapa surau / langgar wakaf sebagai tempat ibadah dan tempat Pendidikan agama islam, bahkan saat itu di desa Urek-Urek belum ada masjid. Salah satu surau / langgar yang ada yaitu langar bentuk kleneng yang didirikan oleh H.Abdurrahman yang berlokasi di sebelah sungai tepatnya di Rt.25 di samping komplek rumah tempat tinggal beliau, langar bentuk klenengan tersebut juga sebagai tempat belajar mengaji dan mencari ilmu oleh masyarakat khususnya anak-anak dan pemuda.
Untuk memperkuat keilmuan masyarakat anak cucu / Dzuriyah beliau di kirim ke berbagai pondok pesantren untuk memperdalam ilmu agama. Untuk membantu beliau dalam khidmad keilmuan dan peribadatan serta Pendidikan H. Abdurrahman memanggil Kyai Musthofa (kakak kandung Kyai Abdul qodir, PP.Al-Azhar Jeru Turen) dan dibuatkan tempat / rumah kecil / kamar (gute’an) di samping rtumah beliau dan di dekat langgar klenengan tersebut. Saat itu statusKyai Mustofa adalah seorang duda dan sudah memiliki anak, selanjutnya untuk membuat krasan beliau akhirnya H.Abdurrahman menikahkan beliau dengan keponakannya yang bernama Nyai Sum dan berstatus janda dengan seorang anak.
Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya santri yang belajar mengaji dan beribadah langgar H.Abdurrahman terserbut maka beliau bermaksud mendirikan masjidsebagai pusat keagamaan di desa Urek-Urek, pada awalnya lokasi masjid yang akan dibangun di sekitar RT.19 selatannya musholla alkarim, setelah di ukur dan di patok / siap bangun, tibatiba tidak diperbolehkan oleh sebagian keluarga pemilik tanah tersebut, melihat perkembangan tersebut H.Abdurrahman akhirnya menjualkan tanahnya di dekat plasemen tebu urek-urek untuk mencari dan membeli tanah lain untuk dibangun masjid. selanjutnya ada tempat yang penuh pohon bambu / barongan pring dan posisi rendah dari jalan di RT.25





























